Pages

Beasiswa Gunadarma Dadakan

wassupppp internet people!!! <3

So hari itu gue lagi main game seperti biasa, tiba-tiba HP imo gue bunyi ngasih tau kalo ada SMS masuk karena kebetulan gue baru selesai make itu HP buat youtube-an, gue langsung baca sms nya. Iya, soalnya kalo itu HP jauh dari meja laptop gue, gue ga akan baca smsnya. wkakakaka such a lazy girl~

But ya! it turned out to be something that brought a big smile on my face! I was really excited soalnya pas gue baca smsnya, ternyata gue disitu dikasih tau kalo gue, Jian, dapet beasiswa dari kampus gue.

YEEEEEEY!!! *joget joget*

Tapi gue ga langsung percaya sama sms itu. Gue sempet bbm temen gue yang namanya Ina buat nanya tentang beasiswa itu dan dia ngasih jawaban yang aduh-jian-gue-gatau-soal-beasiswa-itu-tapi-gue-coba-tanya-temen-gue-ya. Akhirnya dia ngasih gue nomor HP senior yang katanya Ina adalah asistennya dekan.

-Jian, kenapa ga nanya aja ke nomor yang sms lo soal beasiswa?
Well, I did. Tapi apa daya sms gue ga dibales *lalu galau*

Setelah gue dapet itu nomor gue coba sms dengan gaya yang bukan-jian-banget karena gue sms pake gaya sesopan mungkin, setidaknya sesopan yang gue bisa walaupun ujung2nya gue tetep diomelin nyokap gue "KOK KAMU SMS NYA BEGINI AMAT? GA SOPAN". Gue sms gini :

Jian: Malam ka, mau nanya dong soal beasiswa.

Sopan kan? astaga mama, kurang sopan apa anakmu ini maaaa? T^T

skip!

Sms gue dibales! yap! setelah penantian panjang, akhirnya dibales dengan dia nanya siapa nama gue dan beasiswa apa yang gue tanyain. Berlanjut seperti percakapan biasa layaknya  antara konsumen dan produsen. Gue nanya, dia jawab. Tapi setelah beberapa sms dia juga make bahasa yang santai kok, ga terlalu formal, ya jadinya gue ikutan santai.. except maybe gue terlalu santai.... but who cares right? *nyenengin diri*

Setelah gue confirmed kalo gue emang salah satu penerima beasiswa dari kampus gue itu, gue langsung ngomong ke nyokap bokap gue. Mereka terlihat senang seperti biasa kalo gue ngomongin uang... KWWKWKWKWK but yeah, karena gue harus ambil surat keputusann beasiswanya di Depok which is jauh banget dari Tangerang, gue minta bokap gue yang ganteng nan menawan buat anter gue kesana. Dan dengan senang hati bokap gue bersedia nganterin gue kesana.

Singkat cerita gue mutusin buat ke Depok satu hari setelah gue dapet sms itu (iya artinya besoknya gue langsung caw saking senengnya gue). Dalem perjalanan ke Depok bokap gue keep complaining about how late we were because a day before he said "ka pokoknya kita berangkat jam 9 ya dari sini" but the fact was jam 9 itu gue baru aja bangun dari kasur. Again, such a lazy girl  wkwkwkwk.

Udah mana telat berangkat, segala pake nyasar pula. Iya! bokap gue gatau jalan ke depok bruh! padahal kemaren dia semangat banget pengen nganterin gue kesana! wkakakakakakak. Bokap gue was really affraid that we were gonna be late but thank god, we were not. Gue sampe dengan selamat dan rentang waktu penutupan pengambilan suratnya masih panjang (dari jam 10 pagi sampe jam 12 siang). Akhirnya sampe sana gue sibuk nanya sana sini ruangan mana yang dipake buat pengambilan surat tersebut. Sambil cuci mata lirik kanan kiri banyak senior yang kece-kece wkakakaka. Setelah ketemu gue disuruh ngasih syarat pengambilan surat yang memang dirumah gue udah siapin semuanya, tapi ternyata gue salah, yang disuruh dikumpulin itu cuma fotokopian aja sedangkan gue belum motokopi apapun. Jadi terpaksa gue harus nyari fotokopian deket situ. Alhamdulillah ga jauh dari ruangan tadi. Udah motokopi, udah ngasih syarat2nya, gue dapetin lah itu yang namanya Surat Keputusan.

Didalem surat itu ada daftar-daftar anak2 yang dapet beasiswa kaya gue dari Fakultas gue. Gue kaget. Iya. Kenapa? soalnya ternyata IPK gue itu termasuk IPK paling rendah.

-Ko lo kaget? Berasa paling pinter di kampus?
Engga, engga. gue kaget karena gue ngerasa dapetin IPK kaya gue aja susah gimana mereka? Apalagi didaftar itu ada anak yang namanya Abu Bakar dan IPK dia 3,98. iya gue tau. Hampir 4 :')

Btw kalo penasaran sama anak2 amazing itu bisa diliat disini >>> Click Me!

Setelah itu semua, gue masih nunggu pengumuman lebih lanjut soal beasiswa ini karena katanya nanti gue bakap dapet pemberitahuan soal kapan gue bisa ngecairin dana beasiswa ini.

---------------------------------------------***********----------------------------------------------


Asli dengan gue nerima beasiswa ini emang bikin gue seneng, tapi gue gabisa bohong kalo gue ga bangga sama sekali sama diri gue. Gue mikir bahwa selama ini yang gue lakuin cuma main game-kuliah-game-kuliah. Gue ga pernah ngerasa berusaha buat dapetin beasiswa ini tapi alhamdulillah banget gue bisa dapetin beasiswa ini. Itulah kenapa gue namain ini semua Beasiswa Dadakan karena kalo lo tau gue dan keseharian gue, lo mungkin bakal mikir gue ngebayar kampus buat dapetin IPK segitu. Tapi tenang, jawaban atas IPK gue yang segitu bukan karena gue bayar atau main curang sama dosen kok, dikit sih mungkin, nempel-nempel dosen, nyari muka dikelas. But, itu semua bagian dari tugas mahasiswa kan? WKWKWKWKWK asli engga! kalo emang lo liat gue dikelas suka nyari muka, ya mungkin karena emang gue ga punya muka -apasih.

Tapi gue yakin semua itu adalah kareana cinta. Bukan ya bukan lagunya joy tobing. Maksud gue karena cinta adalah karena cinta dari temen-temen gue yang selalu bantuin gue juga buat belajar dikelas. Mereka (Dewi, Sasa, Dita, Beno, Shanti, Phina) selalu bisa diajak kerja sama dalam hal-hal sedikit buruk seperti nyontek PR atau hal-hal yang baik kaya belajar bareng. Gue ngerasa mereka ada sangkut-pautnya sama beasiswa yang gue terima. Gue bahkan gabisa ngungkapin betapa bersyukurnya gue bisa dapet temen kaya mereka. Saling support satu sama lain, saling berbagi dalam hal apapun. Ya pokoknya gue ngerasa gue utang budi banget sama mereka makanya gue mutusin buat nraktir mereka mie ayam budi. *krik krik*

ah! pokoknya I really appreciate you guys, I'm so proud to be part of Teler Lem atau Nak Solehah atau apapun lah ya nama kelompok kita suka suka lo pada aja namainnya. And really... thank you! <3


With love and bunch of hugs&kisses
           Nikita Willy's twin.



Teori Organisasi Umum - BAB 5 s/d 6 (Teori)

Tipe, Bentuk, Struktur, dan Skema Organisasi.

---------------------
1. Tipe Organisasi.
---------------------

Secara garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal. Pembagian tersebut tergantung pada tingkat atau derajat mereka terstruktur. Namur dalam kenyataannya tidak ada sebuah organisasi formal maupun informal yang sempurna.
Organisasi Formal
Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya. Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran organisasi formal dinyatakan secara eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainya terurutkan dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. Contoh organisasi formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan universitas-universitas (J Winardi, 2003:9).
Organisasi Informal
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan. Selain itu, organisasi juga dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder menurut Hicks:
  • Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.
  • Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka memiliki anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.

--------------------------
2. Bentuk Organisasi
--------------------------

BENTUK/TIPE ORGANISASI
Tipe organisasi ada 4 macam yaitu :
1. Bentuk organisasi garis atau line
    yaitu bentuk / struktur organisasi yang paling tua dan paling sederhana diciptakan oleh Henry Fayol.
Ciri-ciri tipe organisasi garis ini adalah
– Organisasi masih kecil
– Jumlah karyawan sedikit
-Spesialisasi kerja masih kecil
Keuntungannya adalah :
-Mudah dimengerti dan dilaksanakan
-Ada bagian kekuasaan dan tanggung jawab yang jelas
-Merupakan jenis organisasi yang stabil
-Proses pengambilan keputusan berjalan dengan cepat
-Solidaritas karyawan yang tinggi karenan saling mengenal
Kerugiannya adalah :
-Seluruh orang terlalu bergantung pada satu orang
-Bersifat otokratis dan dapat menjadi diktatoris
-Kesempatan karyawan untuk berkembang sangat terbatas
-Sulit dilaksanakan dalam suatu organisasi yang besar
2. Bentuk organisasi Fungsional
Tipe ini diciptakan oleh F.W.Taylor . Dalam tipe ini ada pimpinan yang mempunyai bawahan yang jelas sebab setiap atasan berwenang memberi komando kepada setiap bawahan sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut.
Keuntungan bentuk ini adalah :
– Dapat diperolejh manfaat yang sebesar-besarnya dari para ahli
– Ada koordinasi yang baik
-Memudahkan dalam pengawasan
Kerugian bentuk ini adalah :
-Banyak mengeluarkan biaya tambahan
– Kekembaran kekuasaan dapat menimbulkan perselisihan / konflik
-Pandangan para pekerja yang merasa terlalu banyak atasan.
3. Bentuk organisasi Garis dan Staf
Organisasi Garis dan Staf diciptakan oleh Harrington Emerson. Organisasi Garis dan Staf Merupakan bentuk organisasi yang mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi garis seperti adanya pengawasan secara langsung, serta mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi staf seperti adanya spesialisasi kerja. Organisasi Garis dan Staf merupakan kombinasi dari organisasi lini dan azas komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan untuk memberi masukan, bantuan pikiran, saran-saran, dan data informasi yang dibutuhkan.

Memiliki Ciri-ciri:

-          Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
-          Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
-          Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
-          Jumlah karyawan banyak Organisasi besar, bersifat komplek Adanya spesialisasi

Contoh bagan organisasi garis dan staf :


4. ORGANISASI LINI DAN FUNGSIONAL (LINE AND FUNCTIONAL ORGANIZATION)


Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit (Kepala Bagian) untuk mengambil keputusan dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.

Memiliki Ciri-ciri:

-          Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
-          Terdapat spesialisasi yang maksimal dan tidak menonjolkan perbedaan tingkatan dalam pembagian kerja


Contoh bagan organisasi Lini dan Fungsional :




5. Bentuk Organisasi Lini, Fungsional dan Staf
Tipe ini adalah perpaduan antara tipe organisasi garis, fungsional dan staf.
Memiliki Ciri-ciri:

-          Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
-          Jumlah karyawan banyak.
-          Mempunyai
-          Unsur karyawan pokok: Karyawan dengan tugas pokok (line personal), Karyawan dengan     tugas bantuan (staff personal), Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)


----------------------------
3. Struktur Organisasi
----------------------------
Struktur organisasi adalah sekumpulan komponen-komponen (unit-unit kerja) yang telah disusun dalam organisasi. Struktur organisasi berguna untuk menunjukkan adanya beberapa pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda agar bisa dikoordinasikan . Selain itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Struktur Organisasi juga merupakan suatu kerangka yang menunjukkan seluruh kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencapai tujuan organisasi, yang berhubungan dengan fungsi, wewenang dan tanggung jawab untuk mencerminkan mekanisme-mekanisme formal pada pengelolaan organisasi

Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :

1.Bentuk Vertikal

Dalam bentuk ini, sistem organisasi pimpinan sampai organisasi atau pejabat yang lebih rendah digariskan dari atas ke bawah secara vertikal.

2.Bentuk Mendatar / Horizontal

Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun atau digariskan dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.

3.Bentuk Lingkaran

Dalam bentuk lingkaran, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinana sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.

4.Bentuk Setengah Lingkaran

Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya

5.Bentuk Elliptical

Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah digambarkan dengan pusat Elips kearah bidang elips

6.Bentuk Piramid terbalik

Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan organisasi atau pejabat terendah digambarkan dalam susunan berbentuk piramid terbalik.
Skema atau bagan organisasi adalah suatu lukisan tentang organisasi yang dimaksudkan untuk menggambarkan susunan dari organisasi baik mengenai fungsi, bidang, tingkatan maupun rentang kendalinya.


----------------------------
4. Skema Organisasi
----------------------------

Macam-macam Skema Organisasi:

1. Skema Organisasi Fungsional: Dalam skema organisasi fungsional, menjelaskan tentang letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-fungsi yang lain.

2. Skema Organisasi Jabatan Dalam skema organisasi jabatan, menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan jabatan masing-masing.

3. Skema Organisasi Nama Dalam skema organisasi nama, menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan.

4. Skema Organisasi Nama dan Jabatan Dalam skema organisasi nama dan jabatan, menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.

5. Skema Organisasi Struktur Dalam skema organisasi truktur, menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut

Berdasarkan teknik atau cara membuatnya:

1. Skema organisasi Tegak Lurus dari atas kebawah
2. Skema organisasi Mendatar dari kiri kekanan
3. Skema organisasi gabungan Tegak Lurus dan Mendatar
4. Skema Organisasi Lingkaran
5. Skema Organisasi Gambar

KASUS: PROTES DI PERUSAHAAN XYZ
                      Pada hari kamis pagi jam 07.30, dua karyawan muda perusahaan XYZ mengungkapkan ketidakpuasannya dan menuntut pemberhentian penyelia (supervisor) mereka, menaiki pagar daerah pusat tenaga listrik, dan menghentikan pekerjaan lini perakitan. Mereka melakukan semuanya itu karena prosedur keluhan melalui serikat buruh tidak bekerja cukup cepat untuk memuaskan mereka. Selama tiga belas jam selanjutnya Sigit Prawoto dan Rusman Haryadi melaksanakan protesnya di dalam suatu fasilitas dengan luas sekitar 109 m² yang dikenal sebagai tempat sumber tenaga kerja, dan para karyawan pengikutnya terus meneriakkan dukungan mereka.
                Protes dramatik ini berakhir dengan kemenangan ketika mereka menerima pernyataan yang ditandatangani secara formal dari manajer pabrik, di mana secara resmi memberitahukan bahwa penyelia telah diberhentikan dan bagi mereka tidak akan ada sanksi apapun. Sigit dan Rusman digotong ke luar pabrik secara beramai-ramai oleh para karyawan pengikut mereka. Mereka semua kembali bekerja dalam pabrik sebagai tukang las sehari kemudian: tetapi penyelia yang diberhentikan, Wibowo, tidak tampak pada pekerjaannya, meskipun ia masih berharap untuk memperoleh pekerjaan lain dalam perusahaan XYZ.
                Wibowo, yang mempunyai empat anak dan diberhentikan karena “pelanggaran personalia”, menyatakan bahwa tindakan pemberhentian yang menimpa dirinya adalah tidak adil. Dalam penjelasannya mengenai peristiwa-peristiwa yang menyebabkan protes karyawan dan sesudah itu pemberhentian dirinya. Wibowo mengataan bahwa produksi pada lini perakitan telah secara kronis di bawah kuota sebelum dia diangkat sebagai penyelia. Pada saat Wibowo dilantik menjadi penyelia, manajer pabrik dengan terus terang telah memberitahukan  kepadanya bahwa tugas utamanya adalah meningkatkan produksi, dan kenyataannya produksi telaah meningkat secara menyolok dalam waktu singkat sejak dia menjadi penyelia.
                Wibowo mengatakan bahwa pemberhentiannya akan menyebabkan preseden yang membahayakan. “Tindakan perusahaan menciptakan suatu situasi di mana operasi-operasi pabrik menjadi sasaran tindakan setiap karyawan yang dendam atau tidak puas, kata Wibowo dengan kesal. Kemungkinan ini diperkuat oleh komentar pengurus serikat buruh yang mengatakan bahwa ada berbagai kondisi lain dalam pabrik yang membutuhkan perbaikan – seperti kantin (cafetaria) perusahaan dan pembebasan dari panas lebih dari 100 derajat dekat tungku pabrik. Lebih lanjut, pengurus serikat buruh mengatakan, ada paling sedikit seorang penyelia lain yang seharusnya juga diberhentikan. Sikapnya ini menyatakan secara tidak langsung bahwa protes yang sukses seperti di atas akan memudahkan pencapaian tujuantujuan tersebut. Komentar akhir pengurus serikat buruh adalah bahwa pemogokan (protes) liar yang dilakukan oleh dua orang tanpa kekuatan sah telah secara lancar mencapai dan menghasilkan hal yang sama seperti pemogokan yang berkembang secara tertib.
                Ketika memberikan tanggapan kepada seorang wartawan surat kabar tentang pemogokan yang dilakukan, Sigit dan Rusman melaporkan, “Kami mengetahui bahwa kami akan menang. Bila saudara menguasai pusat kekuatan, saudara telah mendapatkan kekuasaan. Setiap menit kami berada di tempat tersebut perusahaan akan menanggung beban biaya, dan kami tidak akan meninggalkannya. Ini menunjukkkan kekuasaan perusahaan para karyawan untuk mengendalikan perusahaan “.
                Protes di pabrik XYZ mengakibatkan rugi bagi perusahaan, karena hilangnya produksi sebesar 900 sampai 950 unit produk yang bernilai RP500.000,00 setiap unit dan seorang penyelia yang dapat diandalkan, menurut perhitungan surat kabar EKUILIBRIUM.
                Karena manajer pabrik harus membuat laporan tentang peristiwa protes ini kepada atasannya, wakil direktur divisi, dia memeriksa kembali peristiwa-peristiwa di hari itu, keputusan-keputusan yang telah dia buat, dan implikasi-implikasinya di masa mendatang. Dia bertanya-tanya dalam hati bahwa mungkin situasi bisa ditangani dengan lebih efektif.
Pertanyaan Kasus:1.       Apa sumber-sumber kekuasaan yang digunakan Sigit dan Rusman dalam kasus di atas?
      - Coercive Power (kekuasaan paksa), yakni kekuasaan yang didasari karena kemampuan seorang pemimpin untuk memberi hukuman dan melakukan pengendalian. Yang dipimpin juga menyadari bahwa apabila dia tidak mematuhinya, akan ada efek negatif yang bisa timbul. Pemimpin yang bijak adalah yang bisa menggunakan kekuasaan ini dalam konotasi pendidikan dan arahan yang positif kepada anak buah. Bukan hanya karena rasa senang-tidak senang, ataupun faktor-faktor subyektif lainnya.



2.       Jelaskan kekuasaan dan wewenang Wibowo, pengurus serikat buruh, dan manajer pabrik.
      - Wewenang Wibowo

  • Berwenang untuk menghentikan proses produksi sementara kemudian melaporkan kepada manajer produksi untuk ditentukan tindak lanjutnya.
  • Berwenang memberikan penilaian terhadap kinerja karyawan dan staf dibawahnya baik diminta atau tidak dalam rangka evaluasi dan pengamatan terhadap kinerja seseorang.
  • Berwenang melakukan peneguran terhadap karyawan dibawahnya baik secara lisan atau tertulis dan melanjutkan ke atasan jika memang dibutuhkan.

  •        
         - Pengurus Serikat Buruh
        1. Menerima dan menyampaikan segala aspirasi dan informasi dari anggota kepada pengurus dalam Rapat Pengurus. 
        2. Menyampaikan segala informasi yang diterima dari Rapat Pengurus kepada anggota.
        3. Perwakilan seksi yang tidak aktif, dapat diganti oleh Pengurus dalam Rapat Pengurus, untuk dilakukan pergantian perwakilan seksi.

          - Manajer Pabrik
    1. Memberikan saran dan nasehat serta penilaian terhadap kinerja bawahannya.
    2. Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan pelanggaran bawahan.
    3. Meminta nasehat, petunjuk dan bimbingan dari atasnya.
    4. Membuat inovasi baru dalam pengerjaan produksi.
    5. Memberikan masukan kepada perusahaan terkait dengan departemennya.
    6. Melakukan koordinasi dengan departemen lain yang terkait dengan departemennya.

    3.       Periksa kembali peristiwa-peristiwa yang terjadi, terutama keputusan-keputusan yang dibuat manajer pabrik dan implikasi-implikasinya di masa mendatang. Dapatkah situasi ditangani secara lebih efektif? Bila dapat, bagaimana?
            - Bisa, dengan diadakan negosiasi antara kedua belah pihak yang bermasalah. Lakukan perjanjian dan konsekuensi-konsekuensi yang masuk akal agar kedepannya tidak lagi terjadi pelanggaran.

    Sources :
    http://sukmawanstarscreams.blogspot.com/2013/10/tipe-atau-bentuk-struktur-dan-skema.html
    http://kanissaputri.blogspot.com/2013/11/tipe-atau-bentuk-organisasi.html
    http://sriretnoandriani.blogspot.com/2014/10/kasus-bab-5-dan-6.html
    http://raranatasha.wordpress.com/2013/01/11/wewenang-manager-produksi/

    Nama : Jian Andhara Putri
    Kelas : 2KA43
    NPM : 14113644